Kelinci ras American Chinchilla dibedakan atas tiga tipe, yaitu standar (bobot dewasa 2,5kg-3kg), besar (bobot dewasa 4,5kg-5kg), dan giant (bobot dewasa 6kg-7kg). Semua dimanfaatkan untuk ternak dwiguna, yaitu produksi fur dan daging.
Kelinci tipe standar, di Amerika dikembangkan dari kelinci yang diimpor dari Prancis tahun 1919. Warna bulu abu-abu (chinchilla). Paha penuh berisi. Punggung ramping dan melengkung dari tengkuk sampai pantat.
Di Inggris, tipe standar bobot dewasa 2,9kg untuk jantan dan 3,2kg untuk betina. Warna dasar bulu abu-abu pada pangkal, warna bagian tengah abu-abu atau seperti warna mutiara. Bulu di leher lebih terang dari pada warna tubuhnya. Bagian bawah ekor putih, ujung ekot hitam diselingi putih.
Kelinci besar alias Chinchilla giganta mulai dikenal sejak tahun 1920, produksi Chris Wen di Inggris. Produksi daging dan bulunya lebih menarik. Pertumbuhannya cepat, kulit lebih lebar daripada kelinci lain. Telinga sedikit lebih miring ke belakang dengan ujung terbuka, kalau dilihat dari depan seperti huruf V.
Kelinci raksasa alias Giant Chinchilla merupakan hasil persilangan antara Standard Chinchilla dan Flemish Giant. Namanya disingkat Giant Chin. Dihasilkan pertama kali oleh Ed Stallh dari Missouri, Amerika Serikat. Penampilannya mirip tipe standar di Amerika tapi bulunya lebih tebal dan isi dagingnya lebih baik.
Kelinci tipe standar, di Amerika dikembangkan dari kelinci yang diimpor dari Prancis tahun 1919. Warna bulu abu-abu (chinchilla). Paha penuh berisi. Punggung ramping dan melengkung dari tengkuk sampai pantat.
Di Inggris, tipe standar bobot dewasa 2,9kg untuk jantan dan 3,2kg untuk betina. Warna dasar bulu abu-abu pada pangkal, warna bagian tengah abu-abu atau seperti warna mutiara. Bulu di leher lebih terang dari pada warna tubuhnya. Bagian bawah ekor putih, ujung ekot hitam diselingi putih.
Kelinci besar alias Chinchilla giganta mulai dikenal sejak tahun 1920, produksi Chris Wen di Inggris. Produksi daging dan bulunya lebih menarik. Pertumbuhannya cepat, kulit lebih lebar daripada kelinci lain. Telinga sedikit lebih miring ke belakang dengan ujung terbuka, kalau dilihat dari depan seperti huruf V.
Kelinci raksasa alias Giant Chinchilla merupakan hasil persilangan antara Standard Chinchilla dan Flemish Giant. Namanya disingkat Giant Chin. Dihasilkan pertama kali oleh Ed Stallh dari Missouri, Amerika Serikat. Penampilannya mirip tipe standar di Amerika tapi bulunya lebih tebal dan isi dagingnya lebih baik.
No comments:
Post a Comment